Rumah Pejaten

berada di pejaten, lingkungan yang dapat dikatakan padat penduduk dan hilir-mudik kendaraan, owner kami berharap dapat mengatasi kondisi tersebut dengan rumah yang memiliki rancangan menangkal faktor-faktor tersebut. bagi kami menghilangkan kondisi eksisting yang berpengaruh kedalam rumah, mungkin tidak dapat dilakukan, tapi kami mencoba untuk menguranginya.

kami mengarahkan kegiatan utama rumah untuk pindah ke area belakang. area depan kami jadikan buffer dengan memasukkan vegetasi dan water treatment.

facade rumah dirancang dengan sederhana dan kami tambahkan balkon yang menjorok kedalam rumah untuk membuat bayangan. bayangan akan terasa lebih sejuk bila di siang hari, namun intensitasnya tidak terlalu besar, karena diperlukan pula pantulan cahaya yang dapat masuk kedalam rumah sebagai penerangan alami.

area depan rumah seperti yang terlihat di gambar awal, memiliki pagar rumput sebagai buffer suara dari jalan, sedangkan di bagian dalamnya kami rancang water feature. kolam yang berada di halaman depan rumah bertujuan menurunkan suhu lingkungan. untuk kanopi kami gunakan kanopi polycarbonate yang umum di gunakan, namun terdapat penambahan bilah-bilah reng kayu untuk mengurangi cahaya panas matahari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

desainer arsitektur dan interior

%d bloggers like this: