Wolff Schoemaker

Profesor C. P. Wolff Schoemaker adalah salah seorang arsitek terkemuka Belanda yang banyak berkarya di Indonesia. Hasil karyanya kecuali bangunan juga berupa karya tulis. Semasa hidupnya di Indonesia ia  menjadi profesor di ITB Bandung. la juga pernah bekerja sebagai arsitek pada AIA (Algement Ingeneurs Architecten) salah satu biro perencana terkenal waktu itu.
Dari tulisan- tulisannya dapat diketahui bahwa ia banyak bekerja sama, berdiskusi dan berdebat dengan Maclaine Pont dalam hal arsitektur Jawa. Kedua arsitek tadi, berusaha memadukan arsitektur tradisional Indonesia dengan arsitektur modem Eropa. Dalam bukunya Aesthethiek en oorsprong der Hindoe konenst op Java (1924), ia mengatakan bahwa sudah mengenal budaya Jawa lebih dulu dari dua puluh tahun.

Meskipun tidak semua, tetapi sebagian besar bangunan karyanya terinspirasi dari bentuk- bentuk tradisional. la, memasukkan unsur- unsur tradisional dalam elemen- elemen bangunan, dekorasi, maupun bentuk secara keseluruhan. Menurut Schoemaker, masing -masing suku mempunyai adat, cara hidup yang berpengaruh juga ke dalam bentuk dan tata bangunan. Satu dengan lainnya mempunyai arsitektur berbeda dan mempunyai ciri tersendiri.

Adanya tendensi horizontal dan vertikal dalam arsitektur India yang banyak berpengaruh dalam arsitektur candi- candi di Jawa. Dikatakannya dalam arsitektur India yang banyak berpengaruh dalam arsitektur candi- candi di Jawa. Dikatakannya dalam arsitektur candi maupun bangunan tradisional, keindahan ornamen berupa garis- garis molding akan lebih terlihat dengan adanya efek bayangan matahari. Ini merupakan bukti kecerdikan para arsitek dan seniman masa lalu dalam mengeksploitasi sinar matahari tropis.`

Schoemaker menerangkan bawa penerapan konsep- konsep tersebut ke dalam arsitektur dapat menghasilkan bangunan tahan gempa, cocok dengan iklim tropis dan sirkulasi udara yang baik.

Wolff Schoemaker C.P.

Wolff is a dress up of the name Schoemaker, he added the name of his mother. Actually his name is Charles Prosper Schoemaker; the 4year older brother of Richard. Sons of an army officer (KNIL) and started their career als in the colonial army (KNIL).

–  Born in Banyu Biru, 1882
–  1905: Lieutenant KNIU Engineer
–  1911: Vice Director contractor/ developper De Bouwploeg, Batavia
–  1913:Engineer BOW
–  1914-1917: Director Public Works Batavia
–  1917: Head of Carl Schlieper, building material supplier
–  1922 : proffessor Technical University Bandung
–  1949: Died in Bandung

Karya C.P.Wolff Schoemaker di Kota Bandung
–    Tahun 1918, Gedung Sabau, Jl. Kalimantan
–    Tahun 1920, KOLOGDAM, Jl. Aceh
–    Tahun 1921, Gedung Merdeka (Concordia), Jl. Asia Afrika
–    Tahun 1922, Landmark (Van Dorp), Jl. Braga
–    Tahun 1922, Gereja St. Petrus, Jl. Merdeka
–    Tahun 1925, Gereja Bethel, Jl. Wastukencana
–    Tahun 1925, Observatorium Bosscha,  Lembang
–    Tahun 1929, Hotel Preanger, Jl. Asia Afrika
–    Tahun 1932, Rektorat UPI (Villa Isola)
–    Tahun 1933, Mesjid Cipaganti, Jl. Cipaganti
–    Tahun 1934, Gedung PLN, Jl. Asia Afrika
–    Tahun 1935, Penjara Sukamiskin, Jl. Ujung Berung

Sumber :

Website : bandungheritage.org
Photo : H.R.E. Goerjama
– Huib Akihary, Architectuur en Stedebouw in Indonesie 1870-1970
– Mr. Cor Passchier

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

desainer arsitektur dan interior

%d bloggers like this: